Teror Influencer, Natalius Pigai Minta Usut Tuntas dan Mengungkap Motifnya



FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Aksi teror yang dialami sejumlah influencer yang terpantau vokal mengkritisi penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatera menyita perhatian banyak pihak. Terlebih, korban telah mengadukan masalah yang dihadapinya kepada polisi.

Terkait hal itu, Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai angkat suara terkait dugaan teror yang dialami sejumlah influencer usai menyampaikan kritik terhadap penanganan bencana.

Terkait penanganan bencana di Sumatera, Pigai menegaskan pemerintah telah menunjukkan keseriusan melalui kerja nyata yang sistematis, masif, dan terencana. Ia menyebut pemerintah menjalankan dua tahap utama, yakni tanggap darurat dan pembangunan infrastruktur, sebagai bagian dari pemulihan masyarakat terdampak.

“Semua orang tentu tahu dan telah menyaksikan bahwa hampir setiap minggu Presiden datang ke Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” ujar Pigai, Jumat (2/1).

Pigai menolak keras segala bentuk framing yang menyudutkan pemerintah sebagai pelaku teror tanpa dasar hukum dan bukti yang sah. Ia menegaskan, jika memang terdapat teror, maka pelakunya bukanlah negara atau aktor pemerintah.

Meski demikian, Pigai menegaskan pemerintah tetap menghormati sikap kritis dan demokratis dari siapa pun, termasuk influencer.

“Agar kritik disampaikan secara bertanggung jawab, berbasis fakta, dan tidak dimanipulasi semata-mata demi kepentingan popularitas,” katanya.

Namun terhadap dugaan teror, Pigai menegaskan, setiap dugaan teror harus disikapi secara serius melalui mekanisme hukum yang berlaku.

News
Berita Teknologi
Berita Olahraga
Sports news
sports
Motivation
football prediction
technology
Berita Technologi
Berita Terkini
Tempat Wisata
News Flash
Football
Gaming
Game News
Gamers
Jasa Artikel
Jasa Backlink
Agen234
Agen234
Agen234
Resep
Cek Ongkir Cargo
Download Film